Yamaha Minta Keadilan

Yamaha Minta Race Direction untuk Memberikan Sanksi Lebih Berat kepada Marquez

Bos Yamaha MotoGP Lin Jarvis menilai Race Direction seharusnya memberikan sanksi yang lebih berat kepada pebalap Repsol Honda Marc Marquez yang melakukan sejumlah pelanggaran saat MotoGP Argentina digelar di Termas de Rio Hondo akhir pekan lalu, salah satunya menabrak pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi hingga pebalap Italia itu terjatuh.

“Kami telah meminta Race Direction untuk melakukan hal yang bisa mereka lalukan agar Marquez bisa mengubah sikapnya yang tidak menunjukkan sikap hormat kepada para rivalnya. Saya, Rossi dan Meregalli telah menghadap Race Direction untuk memberikan pandangan kami,”jelas Jarvis yang dikutip dari Motorcyclenews  pada Kamis (12/4/2018).

“Bukanlah menjadi tugas kami untuk menetapkan aturan dan bukan kami pula yang membuat keputusan terkait sanksi yang pantas diberikan. Tapi setidaknya kami telah berusaha untuk memperjelas apa yang sebenarnya yang telah terjadi,”imbuh Jarvis.

“Hal yang kami lakukan sebenarnya bukan hanya untuk kami. Kami memang telah menjadi korban akhir pekan lalu dan pada seri-seri kedepan, kami tidak ingin hal serupa terjadi lagi kepada para pebalap lainnya.  Saya sangat berharap Race Direction bisa mengevaluasi dengan baik dan selanjutnya memberikan keputusan,”harap Jarvis.

Jarvis juga menganggap Marquez telah sering melakukan hal serupa yang dimulai jauh sebelum MotoGP Argentina berlangsung.

Jarvis juga mengingatkan sanksi yang diberikan kepada Rossi menyusul senggolan yang dilakukannya kepada Marquez pada MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada Oktober 2015 lalu dimana ‘the Doctor’ terpaksa harus mengawali start pada seri berikutnya yang berlangsung di Valencia dari posisi paling belakang.

Sementara itu pebalap Movistar Yamaha lainnya Maverick Viñales juga meminta Race Direction memberikan sanksi lebih tegas kepada kompatriotnya itu karena Marquez juga telah melakukan aksi berbahaya kepadanya saat sesi Free Practice berlangsung di arena yang sama sebelum event puncak berlangsung pada Minggu (8/4/2018) itu.

image: Motorsportal
Berlangganan_Berita