Pusing Dengan Istilah VTEC, VVTI, VANOS Dan MIVEC? Ini Penjelasannya

Kalau kita amati di bodi mobil, entah di belakang, depan atau samping mobil bahkan di kepala silinder mesin, ada tulisan VVTI, VTEC, VANOS atau MIVEC, makna dari singkatan tadi apa sih? Yuk kita kupas satu –satu teknologi mesin ini.

Dikutip dari carthrottle.com (02/02/2017), sekitar 33 persen efisiensi termal – sisa energi yang dihasilkan mesin, terbuang percuma.  Jadi, para peneliti di pabrikan otomotif mencari cara untuk membuat mesin  menghasilkan tenaga lebih efisien. Salah satunya adalah dengan mencoba untuk mengatur buka tutup katup yang bervariasi mungkin merupakan salah satu solusi yang paling efektif.

Dasar pemikirannya adalah sebagai berikut, mesin dengan pengaturan katup standar (atau buka tutup katup masuk pada mesin) sudah ditentukan oleh pabrikan agar mampu bekerja efisien hanya di putaran mesin tertentu, biasanya berkisar antara 2500 – 4000 RPM. Jadi tenaga dan torsi yang didapat dari mesin juga hanya di putaran tertentu. Sementara di putaran mesin makin tinggi, mesin tidak mendapat suplai udara dan BBM karena keterbatasan dari buka tutup katup masuk mesin. Maka diciptakan sistem katup variable dimana buka tutup katup mesin bisa disesuaikan dengan kebutuhan / putaran mesin.

VTEC – Honda

Solusi Honda datang dalam bentuk perubahan cam, dengan dua profil camshaft berbeda yang bisa disesuaikan  tergantung kecepatan mesinnya. VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control) secara hidrolik akan mengangkat katup rendah saat mesin berputar perlahan dan mengangkat tinggi katupnya saat mesin bekerja keras di kisaran putaran atas. Oleh karena itu sistem ini memungkinkan satu profil cam untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang besar saat putaran mesin rendah dan yang lain menghasilkan output daya yang lebih tinggi dengan kecepatan mesin tinggi.

Saklar hidrolik dikendalikan oleh ECU yang mengambil informasi tentang tekanan minyak, suhu mesin, kecepatan kendaraan, suhu mesin dan kecepatan mesin. Kemudian diprogram untuk memilih antara dua profil cam tadi menggunakan solenoida yang mengirimkan tekanan oli dari katup tertentu yang kemudian memaksa pin pengunci untuk akhirnya beralih ke profil angkat katup tinggi.

VVTI – Toyota

Sistem timing valve variable Toyota  menggunakan gigi bubungan (cam gear) untuk mengubah hubungan antara timing belt / chain dan camshaft. Gigi yang  lebih kecil di dalam roda gigi cam dapat diputar di bawah pegas untuk memutar camshaft dengan beberapa derajat tambahan dengan menunda atau memajukan interaksi antara gigi gigi dan rantai pengapian (timing chain) yang berputar.

 

Format ini dikenal sebagai fase cam, karena roda gigi internal di dalam roda gigi dapat mempengaruhi sudut fase camshaft, mengubah waktu di mana profil cam berinteraksi dengan masing-masing lengan rocker. Teknologi ini pertama kali diimplementasikan pada mesin 2JZ-GE dan tampil di Supra A80 yang terkenal dalam format 3.0 liter.

VANOS – BMW

Vanos (atau variabel Nockenwellensteuerung) adalah sistem variable katup dari BMW yang memakai VVT dan pertama kali diperkenalkan di mesin M50tahun 90an. Ini juga menggunakan pentahapan cam namun dengan gigi heliks di dalam roda gigi yang bergerak ke arah berlawanan arah ke camshaft, mengubah sudut lobang. Aktuasi ini dikendalikan oleh DME (Digital Motor Electronics) yang menerapkan tekanan minyak tambahan untuk memindahkan gigi heliks masuk dan keluar. Seperti sistem lainnya, roda gigi heliks ini akan bergerak ke depan untuk membuka katup sedikit lebih awal, meningkatkan jumlah udara yang masuk ke dalam silinder dan memberikan peningkatan daya. Awalnya, BMW memperkenalkan single vanos yang hanya mengubah katup masuk camshaft dalam langkah-langkah yang ditentukan dalam kisaran RPM mesin. Perusahaan Jerman tersebut kemudian memproduksi Vanos ganda yang merupakan sistem yang jauh lebih maju yang mempengaruhi katup masuk dan keluar camshaft, dengan penyesuaian juga memperhitungkan posisi throttle.

MIVEC – Mitsubishi

MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control) adalah nama  untuk semua mesin yang dilengkapi dengan mekanisme timing valve variable yang dikembangkan oleh Mitsubishi Motors. Mitsubishi Motors mengadopsi sebuah mekanisme yang secara terus menerus dan optimal mengontrol intake dan exhaust valve timing dan jumlah angkatan setiap katup pada saat yang bersamaan.

Hampir setiap perusahaan mobil punya namanya sendiri untuk sistem VVT . Rover memiliki VVC, Nissan memiliki VVL dan Ford memiliki VCT. Dan tak heran dengan teknologi ini para pembuat mobil bisa membuat mesin yang dapat memaksimalkan efisiensi dan emisi bahan bakar dan mendapatkan tenaga secara maksimum. Jangan bingung lagi ya.

 

Sumber :

carthrottle.com/post/v-tec-vs-vanos-vs-vtt-i-how-do-they-all-work/

mitsubishi-motors.com/en/innovation/technology/library/mivec.html

 

Berlangganan_Berita