Marquez Tak Menyesal dengan Apa yang Dilakukannya di MotoGP Argentina

Meski Agresifitasnya Banyak Dikecam di Argentina, Marquez Tetap Tak Ingin Berubah

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez yang akhir pekan lalu banyak menuai kecaman akibat agresifitasnya pada seri kedua MotoGP World Championship yang berlangsung di Termas de Rio Hondo Argentina, namun pebalap berusia 25 tahun ini tetap tidak akan mengubah gaya balapnya yang telah mengantarnya meraih gelar juara dunia kelas premier sebanyak 4 kali dalam 5 musim terakhir.  

Seperti diketahui, pada sesi puncak MotoGP Argentina pada Minggu (8/4/2018) lalu agresifitas Marquez telah menyebabkan Valentino Rossi terjatuh setelah sebelumnya Marquez juga bersenggolan dengan Aleix Espargaro.

Hal itu tidak hanya menyebabkan hubungan Marquez dan pebalap Movistar Yamaha itu kembali memanas, tetapi juga telah membuat bos Yamaha MotoGP Lin Jarvis naik pitam.

Selain itu, sejumlah mantan pebalap MotoGP juga mengecam agresifitas Marquez sepanjang akhir pekan lalu yang juga telah melakukan hal serupa kepada Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales pada Free Practice.

MotoGP Argentina: Marquez Menuai Banyak Kecaman

Marquez juga telah melakukan pelanggaran sesaat sebelum balapan dimulai yang membuatnya mendapat sanksi pengurangan 30 detik.

Namun demikian, sebagaimana dilansir Autosport  pada Kamis (12/4/2018), Marquez yang hadir dalam sebuah konferensi pers yang digelar Estrella Galicia di Sao Paolo Brazil mengatakan bila ia tak menyesal sama sekali atas kontroversi yang dilakukannya akhir pekan lalu itu. Marquez menilai agresifitas yang dilakukannya sebagai hal yang wajar-wajar saja karena ia ingin mengejar ketertinggalannya akibat sanksi yang didapatnya.

Marquez pun menegaskan tak akan mengubah agresifitasnya pada seri-seri berikutnya ketika ia ditanya apakah akan mengubah gaya balapnya selama ini.

“Saya tak akan mengubah apapun juga,”tegas Marquez.

Marquez juga berkilah bila ia bukanlah satu-satunya pebalap yang telah mengakibatkan pebalap lainnya mengalami insiden karena beberapa saat sebelum Marquez menyenggol Rossi, Johann Zarco juga telah melakukan manuver yang membuat Dani Pedrosa harus keluar dari arena.

“Kejadian serupa banyak terjadi pada pebalap lainnya seperti Zarco yang mengakibatkan Pedrosa terjatuh di tikungan yang sama hingga Pedrosa mengalami cedera. Tapi hal itu tak membuat Zarco memperoleh sanksi,”terang Marquez.

Marquez juga menyebut bila adiknya Alex Marquez yang berkarier sebagai pebalap Moto2 itu di hari yang sama juga ditabrak dan terpaksa keluar dari arena.

“Semua pebalap pasti pernah mengalami masalah selama kariernya. Para pebalap juga harus meminta maaf setelah melakukan kesalahan,”pungkas Marquez.

image: Autosport
Berlangganan_Berita