Ditangkap Polisi Karena Mengemudi dalam Keadaan Mabuk, Barbera Dipecat Timnya

Hector Barbera

Berbera Terpaksa Jalani Kerja Sosial Selama 22 Hari

Mantan Pebalap MotoGP yang musim ini turun kelas ke kelas Moto2 bersama tim Pons Kalex Hector Barbera pada pertengahan pekan ini ditangkap polisi karena kedapatan mengemudi dalam keadaan mabuk dimana pihak kepolisian Valencia yang menangkapnya berhasil membuktikan bila mantan pebalap tim satelit Ducati itu telah mengkonsumsi 0,67 milligram alkohol, melebihi batas takaran yang diperkenankan  yaitu sebesar 0,25 milligram. Akibatnya, Barbera tidak hanya harus menjalani kerja sosial selama 22 hari dan SIM-nya ditahan selama 1 tahun selain dikenakan denda tentunya, tetapi juga harus kehilangan posisinya di tim Pons yang diumumkan pada Jumat (8/6/2018).

Di masa lalu tepatnya pada 2014, Barbera juga pernah melakukan pelanggaran serupa dan hanya dikenai sanksi satu tahun tak boleh mengemudi.

Sewaktu berkarier di arena balapan MotoGP, Barbera tampil sebanyak 139 kali yang terentang sejak 2010 hingga 2017 dan posisi finish terbaiknya adalah di posisi ke-4.

Mengawali musim balapan 2018 ini, Barbera terpaksa turun kelas ke kelas Moto2 karena Avintia Ducati tak lagi memperpanjang kontraknya serta rekan setimnya Loris Baz.

Musim ini pun setelah 6 seri yang diikuti, ternyata Barbera juga kesulitan sehingga ia pun baru mampu mengemas 10 point, tertinggal jauh dari rekan setimnya Lorenzo Baldassari yang telah mengoleksi 84 point.

Barbera menyatakan rasa penyesalannya melalui salah satu akun media sosialnya yang dikutip dari Autosport  pada Sabtu (9/6/2018),”Saya menulis hal ini terkait kejadian dua malam lalu di Valencia. Saya rasa Anda semua sudah banyak yang mengetahuinya melalui media dan saya pun tak ingin membahasnya terlalu rinci kecuali saat itu saya sedang menuju ke acara ulang tahun seorang teman dan polisi mencegat saya dan saya pun ditahan karena kedapatan meminum alkohol di atas takaran yang diperbolehkan.”

“Saya mengakui kesalahan saya dan menerima semua konsuekwensinya. Saya menyesal karena ini berdampak kepada keluarga saya, teman dan karier profesional saya,”imbuh Barbera.

“Saya meminta maaf kepada semua orang yang terdampak akibat perbuatan saya ini dan sangat berterima kasih kepada mereka yang tetap mendukung saya menjalani masa-masa sulit saya ini,”pungkas Barbera.

Image: Autosport

”Berlangganan_Berita”